Polda Riau Gelar Razia Sepeda Motor Serentak


Logo Polda Riau

Bagi Anda para pengguna sepeda motor di jalan raya, bersiaplah untuk menghadapi Operasi Zebra Cross alias razia yang akan digelar oleh Polda Riau secara serentak mulai senin 28/10 hingga 10 November 2013 mendatang. Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono MM Mhum saat membuka apel siaga pelaksanaan Operasi Zebra Cross tersebut (25/10) menegaskan bahwa sasaran utama dari pelaksanaan operasi tersebut adalah para pengguna sepeda motor.

“Mengapa sepeda motor, karena angka kematian di jalan raya untuk Riau saat rata-rata dua nyawa perhari, dan korban terbanyak adalah dari mereka para pengguna sepeda motor tersebut. Oleh karenanya kita menekankan operasi kali ini untuk para pengguna sepeda motor” ujar Kapolda.

Pada penindakan operasi yang akan digelar diseluruh Riau tersebut, titik berat hal-hal yang akan ditertibkan adalah penggunaan helm, melawan arus lalu lintas, menerobos lampu merah, serta berbagai bentuk pelanggaran lain yang dapat berpotensi untuk menimbulkan kecelakaan lalulintas. Sistem operasi yang akan dilakukan juga dibuat dengan model patroli untuk mencari pengguna-pengguna sepeda motor yang melakukan pelanggaran. Kepada para petugas di lapangan, Kapolda mengharapkan agar bisa menjalankan tugas tersebut secara lebih profesional, proporsional, humanis dan murah senyum, sapa serta salam.

“Dengan penindakan serta cara-cara yang tepat, diharapkan hasil operasi kali ini juga lebih signifikan. Tujuan utama dari pelaksanaan operasi ini adalah menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas serta memunculkan kesadaran pada masyarakat untuk berkendara di jalan raya secara baik.” Sambung Kapolda.

Razia yang akan digelar tersebut akan dilaksanakan serentak diseluruh jajaran Polda Riau, baik Polres maupun Polsek. Personel juga akan dibagi menjadi beberapa tim sehingga akan terlaksana razia terpadu. Tujuan dari pelaksanaan razia ini cukup jelas, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman pada setiap pengendara sepeda motor, khususnya bagi mereka yang sering melakukan pelanggaran dan tidak mematuhi kelengkapan berbagai administrasi di jalan raya. Dengan demikian diharapkan angka kecelakaan lalu lintas pun akan menurun.