Peran Suami saat istri melahirkan


Bagaimana perasaan anda jika anda sebagai sorang istri yang sedang memasuki saat-saat persalinan? Apa yang anda rasakan? Perasaan gelisah karena mungkin persalinan anda merupakan edisi perdana, juga perasaan bahagia yang membuat anda telah resmi menjadi seorang ibu bagi anak anda. Merupakan suatu kebahagiaan tersendiri karena Anugrah yang telah dipercayakan tuhan kepada anda. Meskipun penuh perjuangan dan harus siap mempertaruhkan nyawa demi lahirnya sang buah hati.Segenap perasaan batin yang bergejolak menjadikannya sebagai perasaan yang indah untuk seorang ibu. Lalu apa peran suami saat istri melahirkan?

Sebagai seorang suami yang pastinya juga merasakan apa yang dirasakan oleh istri yang hendak melahirkan. Perasaan gelisah dan bahagia bercampur menjadi satu. Tidak hanya dalam proses persalinan, dalam proses kehamilan pun seorang suami memiliki peranan penting terhadap perkembangan janinnya, terutama faktor psikologis tumbuh kembang anak selama masa kehamilan, beberapa mitos yang berkembang di masyarakat juga menyebutkan sebagai seorang suami wajib menjaga semua perlakukan, harus selalu membuat istrinya bahagia dan bahkan memberikan apa saja yang dia inginkan. Dalam kasus ini dianggap positif dalam mensupport keadaan istri yang sedang hamil. Jika suami aktif mensupport psikologi sang istri maka semua tahap-tahap dari proses kehamilan hingga persalinan dapat dilalui dengan baik dan lancar. Suami pun tentunya dapat mengetahui perkembangan bayi serta keadaan emosi bagi istri.

Mungkin sebagai seorang suami anda tidak mengetahui apa sajakah yang harus dilakukan dalam proses persalinan istri anda, jangan panik dan gelisah, hadapi semua dengan tenang. Beberapa wujud nyata peran suami saat istri melahirkan adalah Suami harus dapat memberikan semangat dan energi yang positif. Dampingi istri saat menuju ruang persalinan dan selalu berikan kata-kata penyemangat, kalau perlu jangan pernah sungkan untuk mengatakan kata-kata lembut seperti “ sayang..sayang harus kuat, buah cinta kita akan segera hadir”. “I love you sayank”. “sayang pasti bisa dan sanggup melewati semua ini, tenang sayang, mas akan selalu mendampingimu dan selalu ada disisimu”. Dan masih banyak kata-kata penyemangat yang bisa kita sampaikan untuk membantu persalinannya. Alangkah lebih baiknya jika seorang suami mampu ikut terlibat langsung dan menyaksikan proses persalinan meski pada kenyataannya banyak suami yang tidak sanggup secara langsung menyaksikan proses persalinan istrinya. Padahal jika itu bisa dilakukan itu akan sangat memberikan kekuatan tersendiri bagi sang istri dan istripun akan merasa sangat dihargai oleh suami.

Saat ketegangan dalam proses persalinan itu sedang terjadi, maka disitulah peran suami saat istri melahirkan menjadi sangat diperlukan. Suami dapat juga melakukan gerakan-gerakan kecil yang berarti, seperti mengusap kening istri, memegang bahu istri dan menggenggam tangan saat istri mulai merasakan kontraksi yang kuat. Intinya adalah suami harus melakukan apapun agar mental dan fisik istri yang akan melahirkan menjadi lebih siap dan berani.

Jika peran suami saat istri melahirkan maupun saat istri sedang hamil dapat berjalan dengan baik, diharapkan semua dapat berjalan lancar tanpa ada halangan apapun. Sehingga teciptalah sebuah keluarga yang harmonis dan bahagia.